F4BFAC987F00CA5AD1C3B8284BCBE7F2 Masker Berkatup Bisa Sebarkan Virus Corona - Hans Dayli

Masker Berkatup Bisa Sebarkan Virus Corona

Jangan Salah Pilih, Masker Berkatup Ini Tak Efektif dan Bisa Sebarkan Virus Corona


Kewajiban memakai masker kini ditetapkan di seluruh kota di Amerika Serikat (AS). Namun larangan pemakaian masker yang dilengkapi dengan sejenis katup untuk membantu lebih nyaman bernapas justru meningkat.
Masker yang dilengkapi katup di depannya dirancang agar udara bisa keluar dari masker saat pemakainya menarik napas, namun justru virus juga akan ikut menyebar.
"Itu malah melawan fungsinya," kata Kai Singbartl, seorang dokter medis yang juga ketua pencegahan dan pengendalian infeksi di Mayo Clinic di Arizona, dilansir USA Today, Jumat (24/7).
"Udara tidak disaring, katup-katup itu adalah jalan dengan resistensi paling rendah sehingga untuk berbicara, lebih mudah untuk mengembuskan napas dan menyingkirkan panas dan kelembapan."
Tetapi, selain mengembuskan panas dan kelembapan, Singbartl mengatakan pemakainya juga mengembuskan tetesan virus dan partikel.

Tak Penuhi Syarat Kesehatan

Juru bicara Maricopa County, Arizona, yang menetapkan dalam aturan pemakaian masker, masker katup tidak memenuhi syarat, menulis bahwa larangan itu didasarkan pada rekomendasi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) yang melarang pemakaian masker katup.
Namun, pemakaian masker di wilayah lainnya tidak memiliki batasan spesifik terhadap penggunaan masker katup, dan mereka yang memiliki larangan terhadap masker katup sepertinya tidak selalu menegakkan aturannya.
Mayo Clinic tidak mengizinkan pasien masuk jika mereka memakai masker katup, tetapi Singbartl mengatakan dia pernah melihat orang-orang memakainya sebelum mereka diminta untuk memakai masker jenis lain. Dia mengatakan bahkan telah melihat petugas kesehatan yang tidak bekerja di Mayo Clinic menggunakan masker jenis ini.
"Dalam bidang yang steril, mereka benar-benar dilarang karena itu memungkinkan udara tanpa filter, diembuskan masuk," kata Kristine Romin, seorang dokter di Camelback Dermatology & Skin Surgery, di mana mereka juga tidak mengizinkan pasien yang memakai masker katup.

Bisa Tetap Sebarkan Covid-19

sebarkan covid 19
Juru bicara Maricopa County dalam surelnya menyampaikan, Dinas Kesehatan Masyarakat Maricopa "bukan lembaga penegakan hukum" dan mengatakan jika ada masalah yang tidak terselesaikan antara individu atau bisnis, mereka didorong untuk menghubungi nomor non-darurat penegakan hukum setempat.
Selain itu, mereka merekomendasikan edukasi lebih lanjut terkait masker.
Romin juga melihat beberapa orang memakai masker katup di depan umum dan berpikir bahwa orang yang memakai masker itu mungkin tidak menyadari bahwa mereka mungkin akan menyebarkan virus lebih lanjut melalui maskernya, karena masker ini banyak dijual daring dan dipasarkan sebagai alat penyaringan udara yang efektif.
"Ketika Anda melihatnya, Anda berpikir, wow ini harusnya sangat protektif," katanya.
"Tapi itu tidak mengurangi transmisi Covid-19 dan kamu seharusnya melindungi baik pemakainya maupun orang yang jaraknya enam kaki."

Semakin Banyak Lapisan Semakin Baik

Kebijakan soal masker terus berevolusi dan bergeser ketika para peneliti mempelajari lebih lanjut tentang virus corona, tetapi untuk saat ini, Singbartl merekomendasikan penggunaan masker yang menutupi hidung dan mulut dengan beberapa jenis bahan seperti kain katun dan harus dipastikan masker pas di wajah untuk mencegah partikel virus keluar atau masuk.
"Secara umum, semakin banyak lapisan, semakin baik," ujarnya.
"Faktor penting lainnya adalah jumlah bahannya."
Singbartl mengatakan, kain dengan jumlah benang yang lebih tinggi berfungsi sebagai filter yang lebih efisien. Karena bahan yang berbeda dapat berinteraksi dengan virus secara berbeda, ia juga merekomendasikan menggabungkan bahan yang berbeda bersama-sama dalam satu masker, seperti sutra dan kapas, sehingga masker dapat menyaring berbagai partikel yang lebih luas.
Dia berharap masker diwajibkan di seluruh negara bagian, termasuk aturan soal
masker katup.
"Ini benar-benar soal melindungi orang lain," katanya.
"Jika kita ingin kembali ke kehidupan normal, kita akan dapat berinteraksi lebih normal jika kita memiliki persyaratan pemakaian masker."
sumber :
merdeka.com

Belum ada Komentar untuk "Masker Berkatup Bisa Sebarkan Virus Corona"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel