F4BFAC987F00CA5AD1C3B8284BCBE7F2 Anak Introvert Terserang Stres - Hans Dayli

Anak Introvert Terserang Stres

Anak Introvert Terserang Stres, Kenali Tanda-tandanya

 Kondisi stres pada anak cenderung lebih sulit diketahui. Untuk itu orangtua harus lebih peka, terutama jika menghadapi anak-anak introvert. Si introvert ini cenderung lebih pendiam dan sulit mengemukakan perasaannya secara gamblang.
Terkadang orangtua tidak tahu bahwa anak-anak mereka adalah tipe intovert dan mengalami stres, dan hanya menganggap mereka pemalu. Padahal rasa stres ini bisa berubah menjadi trauma jika tidak ditangani dengan baik.
Ini tanda-tanda yang harus diperhatikan jika anak-anak introvert mengalami stres.
1.Pendiam dan ketakutan
Anak-anak umumnya akan mengalami perubahan sikap dan kebiasaan sehari-hari, misalnya lebih pendiam dan ketakutan mengunjungi tempat atau bertemu orang tertentu. Anak menjadi jarang ingin melakukan interaksi bahkan dengan orangtuanya sendiri.
2. Tak mau melakukan kegiatan di luar rumah
Anak jadi menarik diri dan memutuskan untuk menolak segala kegiatan di luar karena ia merasa keluar dai zona nyamannya jika keluar rumah.
3. Rewel
Untuk beberapa anak bahkan bisa menunjukkan amarah ketika stres, padahal biasanya ia kalem dan pendiam. Reaksi regresif ini merupakan puncak kekesalan dan rasa stresnya. Jangan mengabaikan hal ini dan menganggap amrahnya akan selesai dengan sendirinya.
4. Selalu ingin dekat dengan orangtua
Ketika keluar rumah, ia akan lebih meras atidak nyaman, dan hal ini bisa ditunjukkan dengan cara menempel pada orangtua. Ia tak ingin berada jauh dari ibu atau ayahnya, ingin digendong, memeluk atau menggandeng tangan sepanjang waktu.
Konsep Pengasuhan ala Orangtua Belanda Bisa Jadi Inspirasi
Dream - Mengasuh anak merupakan tugas panjang yang tidak ada habisnya. Sebagai orangtua kita harus selalu belajar hal baru. Termasuk selalu melakukan penyesuaian demi menuntun anak agar menjadi pribadi yang baik.
Tiap orangtua memang memiliki gaya yang berbeda dalam mengurus anak. Sebuah buku yang berjudul “The Happiest Kids in the World" ditulis oleh dua ibu asal Amerika dan Inggris.
Mereka tinggal di Belanda dan mengisahkan pola asuh khas negara kincir angin ini yang layak ditiru. Bukan hanya membuat membuat anak bahagia, tapi juga menjadi modal penting masa depannya kelak.
Penasaran apa saja kebiasaan pola asuh di Belanda yang bikin anak bahagia?
 1. Biarkan anak-anak bersepeda menembus hujan
Ya, Belanda membiarkan anak-anak mereka "secara harfiah" bersepeda di tengah hujan (dengan perlengkapan yang tepat) untuk menumbuhkan kemandirian, ketahanan, dan ketabahan.
Kita hidup selalu dalam perlindungan. Bersepeda di tengah hujan adalah pelajaran sederhana namun kuat tentang bagaimana mempersiapkan diri menghadapi kesulitan, terus menghadapi segala rintangan, dan menemukan keajaiban di alam. Terutama jika mereka melihat pelangi setelah hujan.

2. Merawat diri sendiri
Sebagian besar warga Belanda tidak mengukur nilai yang dimiliki dengan kepemilikan materi. Termasuk apa yang dicapai di tempat kerja. Justru di sini menerapkan konsep bekerja lebih sedikit untuk meluangkan waktu bagi diri sendiri dan membangun komunitas yang kuat.
Hal ini membuat waktu untuk keluarga lebih banyak. Keluarga adalah yang utama dan membuat anak-anak bahagia.
3. Buat aturan, dengan melibatkan anak
Tiap rumah memang harus memiliki peraturan, tapi biasanya hanya orangtua yang membuat. Sementara di Belanda, anak dilibatkan dalam membuat aturan di rumah. Bentuknya seperti kesepakatan yang jika terjadi pelanggaran di dalamnya maka akan ada konsekuensi.
Hal ini membuat anak belajar bertanggung jawab, berdiskusi dan menjaga komitmen yang telah disepakati bersama. Menarik, bukan?
4. Fokus pada kesederhanaan
Ada beberapa contoh bagaimana Belanda membawa kesederhanaan dalam kehidupan mereka. Pertama, berkemah dan di luar ruangan adalah bagian penting dari aktivitas keluarga rata-rata. Biasanya di akhir pekan, keluarga akan berkemah selam tiga hari.
Pesta ulang tahun juga dilakukan sederhana. Bukan pada hadiah, tapi lebih banyak pada menyediakan fasilitas bagi anak-anak untuk bermain bersama.
Sumber: Mother.ly





Belum ada Komentar untuk "Anak Introvert Terserang Stres"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel